Jakarta – PT. BPR Delta Artha, lembaga Keuangan Bank Perkreditan Rakyat milik Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur, menyatakan senantiasa memiliki kinerja keuangan yang baik dan terjaga serta mampu mencapai target yang telah ditetapkan pemegang saham.
“Kami mampu menghasilkan kinerja keuangan yang meningkat cukup signifikan dari tahun ke tahun. Serta mengeksplorasi potensi dan memiliki misi bersama bahwa pada tahun 2025 mencapai total aset sebesar Rp 1 triliun,” kata Sofia Nurkrisnajati Atmaja selaku Direktur Utama BPR Delta Artha di Penjurian TOP BUMD Awards 2023, Kamis, 09/02/2023 secara daring.
Prestasi kinclong lainnya, PT BPR Delta Artha merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sidoarjo terbesar dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah.
“Setoran ke PAD dari PT. BPR Delta Artha atas kinerja tahun 2022 tercapai sesuai target yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Dari target yang diberikan sebesar Rp8 miliar, telah tercapai sebesar Rp8,35 miliar,” ujar Sofia.
BPR Delta Artha menjadi Finalis ajang TOP BUMD Awards 2023 yang diselenggarakan majalah Top Business didukung oleh sejumlah asosiasi, lembaga konsultan dan pakar di bidang manajemen bisnis dan otonomi daerah. Tema yang diangkat dalam TOP BUMD Awards 2023 adalah “Inovasi dalam Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD”.
Dalam Penjurian TOP BUMD Awards 2023, Sofia membawakan materi yang bertajuk “Eksplorasi Potensi, Maksimalkan Kontribusi”.
Kesehatan Bank dan Kinerja Keuangan
Kepada Dewan Juri TOP BUMD Awards 2023, Sofia menjelaskan kinerja keuangan, “Untuk tingkat kesehatan bank, berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, tahun 2021 dan 2022, kami meraih status ‘Sehat’,” ujarnya.
Untuk tahun 2021 dan 2022, BPR Delta Artha memiliki Capital Adequacy Ratio (CAR) 20,27% dan 19,25%; Kualitas Aktiva Produktif (KAP) 1,16% dan 1,19%; Rasio PPAP 100% dan 100%; Non Performing Loan (NPL) 1,85% dan 1,87%; Return On Assets (ROA) 2,37% dan 2,52%; Rasio BOPO 77,44% dan 78,02%; Cash Ratio 15,27% dan 13,01%; Loan to Deposit Ratio (LDR) 73,91% dan 86,69%.
Lebih lanjut, Sofia memaparkan kinerja keuangan secara year on year (yoy), “Sampai akhir tahun 2022, aset mencapai Rp772.108.481,- atau meningkat 10,21%. Dana masyarakat yang berhasil dihimpun berjumlah Rp 571.191.410,- atau meningkat 6,99%. Kredit yang disalurkan berjumlah Rp 581.054.888,- atau meningkat 15,93%. Laba sebelum pajak sebesar Rp 18.972.369,- atau meningkat 18,10%.”
Mencapai Target dari Pemegang Saham
Dalam kesempatan ini, Sofia juga mengutarakan sejumlah kinerja yang dinilainya membanggakan dari BPR Delta Artha karena mampu mencapai target yang diberikan oleh pemegang saham.
Pertama, dipercaya sebagai pemegang Rekening Desa, yang sebelumnya diberikan kepada bank umum, karena Pemkab. Sidoarjo menilai BPR Delta Artha mampu memberikan pelayanan yang lebih baik dibandingkan bank umum.
“Kami dinilai mampu mengkoordinasikan penyaluran Dana Desa dengan sangat baik. Dengan jumlah 322 rekening desa di 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo dengan sistem layanan antar jemput Dana Desa, serta mampu memfasilitasi mutasi maupun transfer kebutuhan desa dalam waktu 1 x 24 jam,” tutur Sofia.
“Kami juga menyediakan aplikasi Non-Tunai Desa berbasis website yang dapat dijalankan oleh user Pemerintah Desa untuk melaksanakan transaksi Non-Tunai di Desa. Sehingga asas pengelolaan keuangan desa dapat disajikan secara transparan, akuntabel, partisipatif, tertib dan disiplin anggaran.”
“Perangkat desa juga kami berikan sosialisasi/pelatihan secara berkala dalam penggunaan aplikasi yang dibangun oleh BPR Delta Artha untuk memfasilitasi transaksi rekening desa,” imbuhnya.
Kedua, pada tahun 2022 kembali diberi kepercayaan untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat Daerah Sidoarjo yang Gemilang (KURDA SAYANG) kepada masyarakat Sidoarjo karena Pemkab Sidoarjo menilai BPR Delta Artha mampu menyalurkan dan menagih kembagi kredit yang diberikan dengan sangat baik.
Sejak diluncurkan di akhir tahun 2020 sampai dengan akhir tahun 2022, BPR Delta Artha telah merealisasikan KURDA SAYANG ke lebih dari 1.239 orang debitur. Program ini merupakan inisiasi dari BPR Delta Artha untuk membantu pemulihan ekonomi pasca pandemi, dan mendapat sambutan positif dari Pemkab Sidoarjo untuk dijadikan program dan juga sejalan dengan program kerja prioritas Bupati Sidoarjo.
“Kami mampu menyalurkan KURDA SAYANG dengan cepat kepada 1.239 pelaku usaha kecil, dengan total jumlah plafon sebesar Rp30 miliar,” ungkap Sofia
“Pencapaian ini telah melebihi ekspektasi dari Pemkab Sidoarjo, dimana Pemkab hanya menargetkan 1.000 debitur sampai dengan akhir tahun 2022. Banyaknya minat masyarakat pelaku usaha kecil untuk mendapatkan KURDA SAYANG karena masifnya promosi dan sosialisasi yang kami lakukan kepada kelompok dan masyarakat pelaku usaha kecil ke desa-desa. Program ini juga berdampak pada peningkatan kerja BPR,” tambahnya.
Ketiga, dipercaya sebagai bank penyalur gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) di Kabupaten Sidoarjo atau sebagai pengelola rekening penggajian (Payroll) Non-ASN.
“Saat ini, Payroll yang kami kelola adalah Perangkat Desa dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). PPPK ini sangat strategis karena komposisi pengangkatan PPPK ini meningkat dari tahun ke tahun. Payroll gaji juga merupakan sumber dana murah dan dapat direlasikan dengan penyaluran kredit dengan risiko rendah,” jelas Sofia.
Yang tak kalah penting, BPR Delta Artha berhasil melakukan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) secara langsung dana bantuan per penerima, dengan jumlah lebih dari 135 ribu penerima, dalam waktu 4 hari secara marathon ke desa-desa di seluruh wilayah Kecamatan di Kabupaten Sidoarjo.
Bertindak selaku Dewan Juri TOP BUMD Awards 2023 yaitu Kusuma Prabandari dari Dwika Consulting; dan Wahyudi Zarkasyi, Guru Besar dari Universita Padjajaran Bandung.
